
Prestasi membanggakan kembali diraih oleh sivitas akademika Universitas Islam Balitar (UNISBA) Blitar. Tim pelaksana UNISBA berhasil meraih Juara 1 Kategori Kolaborasi Kelembagaan Terbaik dalam kegiatan Seminar Hasil Pelaksanaan Program KOSABANGSA Tahun Anggaran 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, bekerja sama dengan Universitas Warmadewa.
Penghargaan tersebut diserahkan pada 25 Juni 2026 di Denpasar, Bali, sebagaimana tertuang dalam Sertifikat Penghargaan Nomor 1533/Unwar/PD-10/2026. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan membangun sinergi kelembagaan yang berdampak nyata dalam pelaksanaan Program Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat (KOSABANGSA).

Tim pelaksana dari Universitas Islam Balitar diketuai oleh Dr. Yuhanin Zamrodah, S.P., M.Agr., dengan dukungan anggota Dr. Endah Siswati, S.I.P., M.S.W. dan Luhur Aditya Prayudhi, S.P., M.Agr.. Dalam pelaksanaannya, tim berkolaborasi dengan tim pendamping dari Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur yang dipimpin oleh Dr. Wahyu Dwi Lestari, S.Pd., M.T., bersama Dr. Zainal Abidin Achmad, S.Sos., M.Si., M.Ed., dan Diana Aqidatun Nisa, S.T., M.Ds.
Program KOSABANGSA yang diusung mengangkat tema “Model Edupreneurship Berbasis Komunitas untuk Optimalisasi Daya Tarik dan Lonjakan Wisatawan di Destinasi Pantai Pudak yang Berkelanjutan.” Program ini dilaksanakan di Desa Ngadipuro, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, dengan melibatkan Pemerintah Desa Ngadipuro, Pokdarwis Dewatapuro, BUMDes Estu Maju, serta masyarakat setempat.
Program tersebut berangkat dari potensi besar yang dimiliki Desa Ngadipuro, khususnya pada sektor wisata Pantai Pudak dan industri batik lokal. Namun demikian, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal akibat keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, pengelolaan wisata, pemasaran, serta inovasi teknologi. Oleh karena itu, tim menghadirkan pendekatan pemberdayaan masyarakat berbasis kolaborasi, inovasi teknologi tepat guna, dan penguatan ekonomi kreatif.

Berbagai kegiatan dilaksanakan secara komprehensif, mulai dari Focus Group Discussion (FGD), sosialisasi, pelatihan manajemen wisata, pelatihan visual branding, pengembangan label dan kemasan produk, pelatihan teknik membatik inovatif, digital marketing, pengelolaan e-commerce desa, penyusunan paket wisata edukasi, hingga penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengelolaan wisata dan pengelolaan sampah. Seluruh rangkaian kegiatan disertai evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan kapasitas mitra.
Inovasi yang dihasilkan dalam program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas masyarakat, tetapi juga menghadirkan berbagai teknologi tepat guna, antara lain mesin penghancur/pengupas kelapa, mesin pencacah sampah, mesin pembuat paving block, serta mesin pembuat briket. Selain itu, program juga menghasilkan pembangunan landmark dan spot foto di Pantai Pudak, penyusunan tiga brosur paket wisata edukasi (lingkungan, budaya, dan batik), pengembangan website e-commerce desa, penguatan branding digital melalui media sosial, serta peningkatan variasi produk batik yang siap dipasarkan secara digital.
Melalui implementasi program tersebut, masyarakat Desa Ngadipuro memperoleh manfaat nyata berupa meningkatnya kapasitas pengelolaan destinasi wisata, tumbuhnya partisipasi masyarakat dalam pengembangan desa wisata, optimalisasi pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular, hingga meningkatnya daya saing produk lokal melalui pemasaran digital.
Keberhasilan meraih Juara 1 Kategori Kolaborasi Kelembagaan Terbaik menjadi bukti bahwa sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan mampu menghasilkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi pembangunan masyarakat. Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen Universitas Islam Balitar dalam melaksanakan tridarma perguruan tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat melalui kolaborasi lintas institusi yang berorientasi pada pemberdayaan dan pembangunan berkelanjutan.
Pencapaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi sivitas akademika UNISBA untuk terus mengembangkan inovasi, memperluas jejaring kolaborasi, serta menghadirkan berbagai program pengabdian kepada masyarakat yang mampu memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
